Jumat, 11 Juni 2021

Catatan Kaki Calon Pendidik: Pidato Kelulusan

Jumat, 28 Mei 2021, hari sidang kelulusan. Berada di sebuah ruangan daring, dihadapkan dengan 4 orang penguji dari 4 bidang keilmuan yang berbeda. Hari unjuk giginya mahasiswa, gigi yang telah ditumbuhkan selama hampir 5 tahun, gigi yang dilatih untuk mengunyah segala ilmu yang diberikan. Hari di mana mahasiswa itu sadar bahwa gigi yang tumbuh 5 tahun itu tidak lain hanyalah gigi susu. Saya adalah mahasiswa itu.

Senin, 31 Mei 2021, hari yudisium. Hari di mana gigi susu yang telah tumbuh selama 5 tahun akhirnya rontok seluruhnya, meninggalkan gusi yang siap menumbuhkan gigi paten. Hari itu, saya dinyatakan lulus.

Kurang lebih itulah yang saya rasakan ketika menerima kenyataan bahwa saya telah lulus: seperti baru saja mencapai usia balig; seperti gigi susu terakhir yang tanggal; seperti ada perubahan pada suara; seperti helai rambut wajah pertama.

Melalui 5 tahun perkuliahan, saya tersadar bahwa saya tidak lebih dari itu. Begitu banyak hal yang masih harus saya pelajari untuk menghadapi kehidupan nyata. Perjalanan yang cukup panjang ini tidak lebih hanyalah perjalanan dari rumah ke pasar, untuk membeli kebutuhan perjalanan yang lebih panjang.

Sekalipun begitu, saya sangat bersyukur telah ada di titik ini, titik di mana semuanya akan bermula. Saya ingin menyampaikan rasa syukur dan hormat saya pada pihak-pihak yang berperan pada proses saya ini:

  1. Allah --Yang Mahasuci dan Mahatinggi.
  2. Umi, Abi, dan Kakak selaku penyokong moral dan material.
  3. Jajaran dosen dan tenaga pendidik Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.
  4. Dr. apt. Yoga Windhu Wardhana, M.Si., selaku dosen pembimbing utama yang mengenalkan saya dunia keilmuan teknologi farmasi lebih dalam.
  5. Dr. apt. Dolih Gozali, M.S., selaku dosen pembimbing pendamping yang telah berkenan membimbing saya yang sering khilaf ini.
  6. apt. Handrian Ramoko, S.Farm., yang secara tidak resmi menjadi pembimbing pendamping dalam penelitian tugas akhir saya.
  7. Jajaran penguji saat seminar usulan penelitian, seminar hasil penelitian, dan sidang sarjana, yang telah menyadarkan saya betapa ilmu saya ini hanyalah kubangan air di jalan raya.
  8. Rekan-rekan seperjuangan saat tugas akhir di laboratorium, yang telah menciptakan suasana sehingga saya bisa terus melangkah maju.
  9. Dr. apt. Ida Musfiroh, M.Si., yang telah menjadi dosen wali yang baik.
  10. Rekan-rekan seperjuangan angkatan 2016, Heroin 2016, yang menjadi salah satu alasan utama saya untuk berusaha tegar berkuliah.
  11. Rekan-rekan kelompok NPM zone, yang telah banyak saya buat repot sebab saya yang sering tidak becus dalam melakukan tugas-tugas perkuliahan (sungguh, terima kasih, ini sama sekali bukan sarkasme).
  12. Rekan-rekan kelompok proyek FHI, yang akhirnya terus menjadi support system utama saya sejak itu sampai kelulusan.
  13. Teman-teman yang telah menjadi tempat bercerita: Hanifahzin, Faisal, Yusuf, Hammam, Hira, Soleh, Gina, Felia, Ipi, Irmay, Alvin, Adham, Bima, Iyan, dan lainnya yang tidak tersebut.
  14. Teman-teman lama yang sangat saya cintai: Afifi, Hazim, Hafash, Mufti, Nara, dan lainnya yang tidak tersebut.
  15. Seluruh pihak yang terlibat dalam proses perkuliahan hingga kelulusan yang tidak tersebut.
Perjalanan yang akan saya lakukan ke depannya akan lebih berat dan lebih banyak rintangan. Maka dari itu, saya mohon untuk didoakan agar saya dikuatkan.

Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses perkuliahan hingga kelulusan. Saya mohon maaf atas khilaf yang melibatkan rekan-rekan sekalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar