Aku mulai mengerti.
Aku mulai mengerti mengapa ada orang yang berkata, "Tolong ngertiin aku!", tapi dia bahkan tidak menjelaskan apapun.
Sangat mungkin, sesungguhnya dia terpengaruh pengalaman. Sangat mungkin, suatu waktu dia pernah mencoba menjelaskan. Tapi, sangat mungkin, dia berpikir, "Apa iya aku harus menjelaskan ke setiap orang setiap kali? Capek!" Akhirnya, ia hanya bisa mengeluh dan marah tidak jelas.
Tapi, aku juga tahu.
Aku tahu kalau manusia itu tidak tahu perkara gaib. Setidaknya, tidak semua manusia. Tidak bisa seseorang memahami kalau tidak diberi penjelasan. Kepekaan manusia terhadap sesuatu yang bahkan tidak dijelaskan adalah murni keberuntungan, menurutku. Bahkan, fenomena alam pun memerlukan eksperimen-eksperimen yang tidak luput dari kesalahan untuk menjelaskannya.
Jadi, apa jalan tengahnya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar